Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Rumah Neraka

Menjelang malam, saat merpati kembali pada sangkar di salah satu rumah. Terdengar suara isak yang tak berkesudahan di dalam rumah itu. Beberapa ibu yang tengah berjalan, sejenak berhenti di depan rumah, saling berpandangan, lalu mempercepat langkahnya, bergegas meninggalkan rumah dengan lampu yang teramat remang. Isak itu berasal dari seorang perempuan beranama Mey, beberapa ibu yang barusan melewati rumah remang itu cukup mengenalnya. Di dalamnya, Mey telah menerima tamparan ketujuh di wajah. Sedikit demi sedikit, sudut mulutnya mengelupas, bercak merah pun hadir. Urat tangan lelaki paruh baya itu terlihat lebih kuat setelah menampar Mey. Dadanya bidang menonjol, di dalam kaos abu-abu yang ia pakai. Otot lengannya pun seolah lebih besar dari lubang kaosnya. Lelaki itu kemudian pergi, meninggalkan jejak bunyi pintu yang ditutup dengan kencang. Mey tak tahu, ke mana lelaki paruh baya itu pergi setelah setiap tamparan menjelang malam. Setidaknya, lelaki paruh baya itu akan pergi selama d